Skype A Thon Live From Singapore

09 April 2018
Kategori Berita sma
Share this article on :

Skype A Thon Live From Singapore

Untuk kedua kalinya SMAN 1 UNGARAN terpilih untuk berpartisipasi dalam kegiatan Skype-a-Thon yang diselenggarakan oleh Microsoft Indonesia pada hari kamis, 15 Maret 2018. Skype-a-Thon adalah sebuah kegiatan online yang menghubungkan Pendidik dan peserta didik dari seluruh belahan dunia tanpa mengenal batas geografis, merayakan belajar tanpa batas melalui media Skype for Business. Setelah tahun lalu terhubung dengan pembicara langsung dari Toronto, Canada, bersama dengan 52 sekolah dari Indonesia dan satu sekolah Indonesia di Malaysia. Tahun ini kembali terhubung dan berbicara langsung dengan 4 guru wakil Indonesia di ajang Microsoft Education Exchange di Singapura.

Berbeda dengan tahun lalu, Kegiatan Skype-a- Thon kali ini hanya dipilih 20 siswa dan 3 guru pendamping. Guru pendamping yang terpilih pun harus tergabung dalam komunitas Microsoft Educator Community (education.microsoft.com). Guru pendamping dalam Skype-a-Thon tahun ini adalah Ibu Purwanti Wahyuningsih, S.Pd., M.Pd., Bapak Redi Hendriyatno, S.Kom dan Bapak Budi Santoso, S.Pd., M.Pd.

Sebelum pelaksanaan Skype-a-Thon, 20 siswa yang telah terpilih untuk mengikuti kegiatan dibagi menjadi 5 Kelompok dimana masing- masing kelompok ditugaskan untuk membuat landmark atau bangunan khas daerah Kabupaten Semarang, yaitu Candi Gedong Songo dengan menggunakan aplikasi Game Minecraft: Education Edition yang hanya di install di OS Windows 10. Untuk memainkan game ini harus memiliki akun office 365 dan hanya bias dilakukan selama 10 kali login untuk siswa dan 25 kali login untuk guru (trial version). Terhitung sejak bulan juli 2017, SMAN 1 UNGARAN telah memiliki lisensi Office 365. Lisensi ini tersedia gratis untuk sekolah yang telah memiliki domain sch.id.

Dalam Skype-a-thon kali ini menghadirkan Guest Speaker dari Rusia dalam sesi Mysteri Skype, juga Vice Presiden Microsoft, Anthony Salcito. Salah satu siswa SMAN 1 UNGARAN juga diberikan kesempatan untuk bertanya kepada Anthony Salcito lho... Mereka menanyakan tentang the internet condition in shool is quite slow.... Sharing Session menghadirkan 4 guru MIEE wakil Indonesia dalam ajang Educator Exchange (E2). Dari sharing session tersebut kita bisa belajar bagaimana system pendidikan di Singapura, juga bagaimana menggunakan Minecraft untuk pendidikan dan masih banyak lagi... Di akhir acara ada Kuis....

Tiba saatnya yang ditunggu-tunggu nih... yaitu pengumuman pemenang kompetisi game MINECRAFT. Ada dua penilaian dalam kompetisi ini. Yang pertama adalah penilaian dari juri, yaitu bu Dra. Rahmawati, M.Pd. dan Bu Purwanti Wahyuningsih, S.Pd., M.Pd. Yang kedua adalah penilaian dari kelompok lain (Peer Assessment). Tim Juri bingung nih menentukan siapa yang bakal jadi pemenang karena hasil karya landmarknya bagus-bagus pake banget... Pengennya semua jadi pemenang, tapi mau gak mau harus dipilih satu ya... Akhirnya setelah dihitung nilainya diputuskan kelompok 5 lah yang jadi pemenang. Mereka adalah Satria Cahyo Prayoga, Alif AlFauzan, Magenta Gandi Gumelar dan Athala Zaidan Firoos. Selamat ya untuk kelompok 5...

Share this article on :

Berita ini dibaca sebanyak 310 kali

Baca Juga Berita Lainnya

Pengguna Facebook